Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 04 Jul 2019 - 16:39:44 WIB
Bagikan Berita ini :

PDIP Akui Jokowi Belum Mampu Lesatkan Ekonomi Indonesia

tscom_news_photo_1562233184.jpg
Maruarar Sirait (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Politikus PDIP Maruarar Sirait mengakui sampai saat ini pemerintah Jokowi belum mampu memperbaiki pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu kedepan, pemerintah harus lebih cepat lagi mengatasi pertumbuhan ekonomi ditanah air.

"Harus di akui pertumbuhan ekonomi yang selama ini ingin di capai belum tercapai, saya pikir harus ada sportiifitas lah untuk memperbaiki itu," kata Maruarar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Walaupun angka kemiskinan dan penganguran, pemerintah Jokowi telah berhasil menurunkan. Tapi hal ini, menurutnya, harus lebih dipercepat lagi.

"Harus di akui Jokowi bisa membuat rasio angka kemiskinan berkurang, tetapi memang angkanyaharus lebih signifikan lagi, harus lebih di percepat lagi demikian itu pandangan kami," kata Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Belum lagi, lanjut dia, dari sisi pajak pemerintah sampai saat ini belum mampu meningkatkan pendapatan negara.

"Menurut saya harus ada keberanian, Jokowi mengatakan selangkah lagi termasuk dalam bidang ekonomi, menurut saya dengan pernah mempunyai pengalaman di komisi keuangan, saya ga pernah pindah dari 2004 hingga sekarang, harus ada satu langkah yang luar biasa," tandasnya. (ahm)

tag: #pdip  #jokowi  #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...