Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 20 Agu 2019 - 15:45:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Terkait Insiden Papua, JK Minta Semua Pihak Cooling Down

tscom_news_photo_1566289884.jpg
Jusuf Kalla (JK) (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)meminta semua pihak menahan diri terkait situasi di Papua dan Papua Barat. JK juga berharap masyarakat Papua dan Papua Baratmenerima permintaan maaf yang sudah disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah.

"Gubernur Jawa Timur sudah meminta maaf akan kejadian yang dibuat oleh aparat di bawah, dan juga di Malang, wali kotanya, sudah meminta maaf. Jadi apa yang diharapkan sudah selesai. Jadi karena itu, masyarakat di Papua kita harapkan dapat menerima, penyesalan, dan permintaan maaf dari masing-masing yang berbuat salah," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2019).

JK menyesalkan ricuh yang sempat terjadi di Manokwari. Dia ingin masalah tersebut dapat segera selesai.

"Kita prihatin dan menyesalkan kejadian di beberapa kota. Kejadian di Surabaya, Malang, Manokwari, Sorong, Jayapura. Kita harap ini akancooling down," tuturnya.

JK mengimbau semua pihak saling menghargai. Dia berpesan kepada warga agar toleran terhadap mahasiswa Papua dan mahasiswa Papua juga diminta menghargai kehidupan sosial masyarakat lain.

"Tentu kita menghargai masyarakat Papua yang ada di Jakarta, tapi juga mahasiswa-mahasiswa itu juga yang ada di banyak kota di Indonesia menghargai kehidupan sosial masyarakat dan aturan-aturan yang ada. Jadi saling menghargailah," tuturnya.

Terkait dugaan tindakan rasis dari oknum aparat, JK menyerahkannya ke masing-masing institusi penegak hukum.

"Ya itu. Saling menghargai UU yang ada. Kalau terjadi, walaupun itu kan belum terbuka benar. Itu urusan teknis oleh pejabat bersangkutan. Pak Kapolri. Tentu ada juga aturannya," tutur JK. (Alf)

tag: #jusuf-kalla  #papua  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement