Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 19 Sep 2019 - 17:54:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Mundur dari Menpora, Imam Nahrawi Minta Maaf ke Jokowi

tscom_news_photo_1568890462.jpg
Imam Nahrawi (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Hari ini, Kamis (19/9/2019), politisi PKB Imam Nahrawi mengundurkan diri sebagai Menteri Pemuda dan Olah Raga. Terkait hal itu, dia meminta maaf kepada pihak-pihak yang selama ini berkaitan langsung dengan tugasnya sebagai menteri.

"Permohonan maaf saya kepada Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, ketua umum PKB, PBNU, dan rakyat Indonesia, sekaligus saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kolega di Kemenpora," ujar Imam Nahrawi di Gedung Kemenpora, Kamis (19/9/2019).

Imam mengatakan alasan pengunduran dirinya sebagai menteri adalah agar fokus menghadapi kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Imam sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK perihal dugaan korupsi dana hibah KONI.

Dia yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam skandal korupsi tersebut seperti yang dituduhkan KPK. Imam juga menegaskan kepada seluruh pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Kita menunggu sebaik-baiknya nanti alat-alat bukti yang dimiliki KPK, dengan tanpa membuat wacana terlebih dahulu karena saya tidak seperti yang dituduhkan mereka," kata Menpora.

Selain itu, dengan ditetapkannya dia sebagai tersangka, Imam Nahrawi menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berlaku serta memberikan jawaban yang sebenar-benarnya agar kasusnya dapat terungkap.

"Kita ikuti semua prosesnya dengan baik sebagai warga negara yang taat hukum dan sekali lagi saya ingin fokus menghadapi itu," katanya.

Imam diduga menerima suap dengan nilai total Rp26,5 miliar yang merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora TA 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

KPK menyatakan bahwa uang Rp26,5 miliar tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait. (plt)

tag: #kpk  #korupsi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Fikri Faqih: Perluasan Jaringan Bantu E-commerce Bertahan di Era Pandemi

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Era Pandemi yang memotong mobilitas fisik masyarakat menjadi momen kejayaan bagi dunia digital. Tak ayal, banyak di antaranya sektor usaha memanfaatkan betul ketersediaan ...
Berita

KPK Telah Menerima 118 Laporan Terkait Saluran Bansos

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima 118 laporan dari masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) sejak aplikasi "JAGA Bansos" diluncurkan ...