Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 10 Des 2019 - 15:07:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Pimpinan DPR Setuju Koruptor Dihukum Mati

tscom_news_photo_1575965222.jpeg
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mewacanakan hukuman mati bagi para koruptor. Dia juga menilai peryataan Jokowi tersebut sebagai peringatan bahwa pemberantasan korupsi tak akan pandang bulu.

"Maka warning yang keras itu merupakan suatu sinyal bahwa pak presiden tidak akan pandang bulu dan akan tegas memberantas korupsi. Itu kita apresiasi, walaupun mungkin untuk hukuman mati perlu ditimbang tingkat kesalahannya, seberapa berat yang dilakukan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Dasco menilai harus ada kriteria hukuman mati bagi para koruptor.

"Kalau itu saya setuju. Karena bencana alam adalah urgensi, ketika bencana alam maka ada orang-orang yang susah dan menderita. Kalau kemudian bantuan atau pengelolaan anggaran itu dikorupsi itu kelewatan. Saya setuju kalau itu," kata ia.

Presiden Jokowi sebelumnya menjelaskan Indonesia tidak bisa menghukum mati koruptor karena tidak ada undang-undang yang mengaturnya. Menurut dia, ancaman hukuman mati baru bisa diberikan kepada pelaku korupsi yang berkaitan dengan bencana alam.

"Kalau korupsi bencana alam dimungkinkan, kalau enggak tidak. Misalnya ada gempa dan tsunami di Aceh atau di NTB, kami ada anggaran untuk penanggulangan bencana tapi duit itu dikorupsi, itu bisa (diancam hukuman mati)," ujar Jokowi.(plt)

tag: #korupsi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Polisi Uber Pembunuh Editor Metro TV, Belasan Orang Diperiksa

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 11 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polisi menduga kuat editor Metro TV Yodi  Prabowo tewas dibunuh. Ada luka bekas tusukan di leher dan dada. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus ...
Berita

Pengamat Ini Duga Ancaman Reshuffle Berkaitan Dengan Penolakan RUU HIP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-  Pakar Komunikasi Politik Kennorton Hutasoit menilai, ancaman reshuffle Presiden Jokowi bisa terjadi di bulan Juli hingga Agustus. Pasalnya di bulan tersebut Presiden ...