Oleh Sarman Simanjorang, Ketua Umum DPD HIPPI Prov.DKI Jakarta pada hari Kamis, 30 Apr 2020 - 12:28:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Nasib UMKM Masih Samar di RUU Cipta Kerja

tscom_news_photo_1588224579.jpg
(Sumber foto : dok: Istimewa)

Saat menjadi Narasumber pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Legislatif (Baleg) DPR RI dalam pembahasan perdana RUU Cipta Kerja pada hari Senin 27 April 2020, saya lebih banyak menyampaikan pokok pokok pikiran menyangkut nasib dan masa depan UMKM yang selama ini masih sangat jauh dari harapan.

Setelah mendalami draft RUU Cipta Kerja secara cermat disana tidak tersirat secara jelas akan perubahan kebijakan mau dibawa kemana masa depan UMKM. Pada konsideran hanya tercantum pengertian UMKM secara umum, dan dari 1229 pasal hannya 1 pasal yang mengakomodir kepentingan UMKM yaitu pada pasal (5) yang berbunyi; Penciptaan lapangan kerja yang dilakukan melalui pengaturan terkait dengan kemudahan, pemberdayaan, dan perlindungan UMKM serta perkoperasian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c paling sedikit memuat pengaturan mengenai: kriteria UMKM; basis data tunggal UMKM; pengelolaan terpadu UMKM; kemudahan Perizinan Berusaha UMKM; kemitraan, insentif, dan pembiayaan UMKM; dan kemudahan pendirian, rapat anggota, dan kegiatan usaha koperasi.

Namun dalam batang tubuh selanjutnya sama sekali tidak mengelaborasi secara teknis mengenai pengaturan sebagaimana tertera pada pasal 5 RUU tersebut diatas. Artinya nasib UMKM pada draft UU ini masih samar dan perlu dipertanyakan karena sama sekali tidak punya dampak apapun terhadap UMKM.

Kita berharap disamping RUU Cipta Kerja ini dapat meningkatkan investasi melalui reformasi perizinan yang revolusioner harus di ikuti juga dengan perubahan nasib UMKM yang semakin jelas dan pasti.

Sejumlah kelemahan yang ada dalam UU No.20 Tahun 2008 tentang UMKM harus dapat diperkuat dan dipertegas dan RUU Cipta Kerja ini. Dengan demikian tujuan yang ingin dicapai sebagaimana tertuang pada draf RUU pasal 3 yaitu menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia secara merata di seluruh wilayah NKRI dan dalam rangka memenuhi hak atas penghidupan yang layak melalui kemudahan dan perlindungan UMKM dapat terwujud.

Dari 11 kluster RUU Cipta Kerja ini salah satunya adalah kluster UMKM yang tertuang dalam Pasal 6 yang berbunyi Ruang lingkup Undang-Undang ini meliputi ; kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan, UMKM serta perkoperasian; namun penjabaran ruang lingkup tersebut juga tidak dijelaskan dalam pasal atau ayat tambahan dalam batang tubuh. Artinya kluster UMKM pada RUU ini hanya sebagai pelengkap penderita, masih jauh panggang dari api.

Kami berharap agar kluster UMKM ini diperkuat dan menjadi target yang strategis mengingat peran UMKM dalam pembangunan perekonomian nasional sangat besar. UMKM memberikan kontribusi 60,34% PDB Nasional, menyerap 96% angkatan kerja, menyumbang 14,17% dari total ekspor dan menjadi penggerak ekonomi di akar rumput.

Demikian besarnya peran UMKM ini sudah sepantasnya diberikan perhatian khusus akan nasib dan masa depan mereka pada kondisi seperti sekarang ini. Seperti kita akui Pandemi covid 19 telah membuat jutaan UMKM tak berdaya bahkan sampai tutup akibat pembatasan pergerakan manusia dan berbagai aktivitas masyarakat. Akibatnya UMKM dihadapkan dengan kesulitan seperti kesulitan membayar cicilan pinjaman, kredit, bahan baku bahkan sudah banyak yang harus menutup usahanya.

RUU Cipta Kerja ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM agar setelah di sahkan menjadi modal besar untuk segera berlari kencang menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan menyediakan lapangan kerja. Untuk itu Pemerintah sudah harus memikirkan sejak sekarang sumber permodalan yang dibutuhkan dengan kemudahan dan suku bunga yang ringan.

Kami dari DPD HIPPI DKI Jakarta dan DPP HIPPI akan segera melakukan diskusi dan merumuskan pokok pokok pikiran untuk segera kami sampaikan secara tertulis kepada Baleg DPR RI agar dapat diakomodir dan diperjuangkan serta dimasukkan dalam RUU Cipta Kerja sehingga. Selain itu, kami juga berharap agar Kementerian Koperasi dan UMKM dan Komisi VI DPR RI yang membawahi Kementerian UMKM dapat memperjuangkan aspirasi ini karena sudah cukup lama UMKM ini dari sisi pembinaan, pemberdayaan dan pengembangan sangat lamban, sehingga apa yang terjadi puluhan tahun UMKM tidak pernah naik kelas.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Opini

Perekonomian Dunia Tidak Akan Sama Lagi dengan Sebelum Pandemi

Oleh Andi Rahmat, Pelaku Usaha, Mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI
pada hari Senin, 25 Mei 2020
Pandemi Covid-19, sebagaimana yang dinyatakan kolumnis CNN, Nic Robertson dalam artikelnya, “The Pandemic Could Reshape The World Order” (CNN,23/05/2020 ) bahwa pandemi tidak hanya ...
Opini

Tradisi Halal Bihalal dan Makna Kata Maaf Presiden

Mengapa di Indonesia ada tradisi #halalbihalal yang tidak ada di negeri lain? Tradisi Halal bihalal telah berdampak sosial & politik dalam masyarakat. Secara sosial kehidupan bernegara lebih cair ...