Oleh Bachtiar pada hari Sabtu, 04 Jul 2020 - 18:39:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Berdasarkan Survei, Tiga Menteri Ini Layak Direshuffle Jokowi, Siapa Saja?

tscom_news_photo_1593862753.jpg
Jokowi Presiden RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, sejumlah nama Menteri yang dikenal dekat dengan Presiden Jokowi layak untuk direshuffle.

Hal tersebut diungkapkan dalam Survei yang dirilis oleh ndonesia Political Opinion (IPO) tentang Evaluasi Publik: Penanganan Pandemik Covid-19, dan Implikasi Sosiopolitik Nasional, Sabtu (4/7/2020).

Survei sendiri dilakukan dari tanggal 8-25 Juni 2020 melalui metode Wellbeing Purposive Sampling (WPS) melihat komposisi jumlah populasi di tiap wilayah tersurvey.

Validitas data sendiri menggunakan triangulasi bertingkat, membandingkan antar data terinput.

Dengan analisis coder expert dan pengecekan ulang melalui wawancara via telepon sejumlah 20 persen dari total 1350 responden tersebar di 30 Provinsi terpilih.

Sedangkan, untuk penentuan sampling error pada 3.54 persen dengan tingkat akurasi data dalam rentang maksimum 97 persen.

"Justru mereka yang terkenal dekat dengan Presiden Joko Widodo, hal ini menjadi ujian dilematis bagi Presiden. Bagaimanapun, kinerja menteri yang dianggap layak reshuffle memiliki dampak langsung pada publik," kata Dedi.

Menteri yang dianggap layak reshuffle antara lain Menteri hukum dan HAM Yasonna Laoly konsisten berada di posisi teratas paling diharapkan reshuffle dengan penilaian 64.1 persen.

Disusul Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto 52.4 persen, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah 47.5 persen, Menteri Agama Fahrul Razy 40.8, Menteri Kelautan dan Peerikanan Edhy Prabowo 36.1.

Lalu diposisi selanjutnya ada Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan 33.2 persen, menteri sosial Juliari Batubara 30.6 persen, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki 28.1, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali 24.7.

Dibagian paling buncit ada Menteri BUMN Erick Tohir 18.4 persen dan posisi kesebelas menteri pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim 13.0 persen.

“Dilema bagi Presiden melihat menteri yang bersusah payah memenangkan Pilpres 2019, justru berada di urutan teratas paling diharapkan reshuffle, jangan sampai ada asumsi justru karena kedekatan inilah membuat mereka merasa aman dari kritik dan koreksi Presiden," kata Dedi.


“Membaca angka persepsi publik, Wishnutama menjadi satu-satunya menteri kalangan millenial yang disukai publik, sementara Nadiem dan Erick Tohir diharapkan segera diganti," tandas Dedi.

tag: #reshuffle-kabinet  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Legislator Muda Imbau Masyarakat Lebih Waspada Soal Maraknya Kasus Pembobolan Rekening ATM Lewat Setruk

Oleh Givary Apriman
pada hari Sabtu, 08 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Industri perbankan tanah air kembali mendapat sorotan pasca terungkapnya kasus pembobolan rekening nasabah dengan memanfaatkan informasi yang tercantum pada setruk ...
Berita

Waspada, Zona Merah Masih Banyak

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kota Depok menjadi satu-satunya wilayah di Jawa Barat yang masuk kategori zona merah COVID-19. Hal tersebut terungkap saat Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof ...