Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 21 Jul 2020 - 21:24:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Ali Wongso Berharap SOKSI Bersatu Lewat Rekonsiliasi

tscom_news_photo_1595341450.jpg
Soksi Pimpinan Ali Wongso mengelar perscont (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Dewan Pimpinan NasionalSentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ali Wongso Sinaga berharap sengketa kepengurusan dengan Ade Komaruddin (Akom) bisa direkonsiliasi. Sebagai salah satu ormas pendiri partai Golkar, Ali menilai perpecahan tidak akan bagus untuk menyokong majunya partai.

Hal itu disampaikan Ali Wongso Sinaga dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (21/7). Dalam konferensi pers itu, Ali Wongso Sinaga didampingi Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI Erwin Ricardo, Ketua Depinas SOKSI Ansyari dan Wakil Sekjen Depinas SOKSI Helmi Zen.

"Kami menghendaki konsolidasi SOKSI yang mempersatukan keluarga besar SOKSI yang masih belum mau bersatu dengan prinsip menjunjung tinggi konstitusi (AD/ART)," kata Ali di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020).

Ali pun berharap agar jalur inskonstitusional tidak dilakukan oleh kubu Akom. Seperti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) agar tidak dilaksanakan. SebabSurat Keterangan Terdaftar (SKT) SOKSI versi Akom sudah dicabut oleh Kemendagri pada 3 Desember 2019.

"Dan fakta organisasi SOKSI memandang bahwa pencabutan SKT tersebut merupakan langkah tegas dan cermat Kemendagri melaksanakan asas-asas pemerintahan yang baik dalam rangka menegakkan kepastian hukum dibidang Ormas," imbuhnya.

Selain itu, Ali menilai rencana Mukernas dan Munas SOKSI versi Akom telah melanggar AD/ART. "Kami Depinas SOKSI yang sah secara konstitusional dan hukum serta pemegang hak cipta atas nama dan seni logo SOKSI yang dilindungi UU dengan ini mengimbau kepada pihak tertentu tersebut untuk menahan diri," jelasnya.

Atas dasar itu, Ali berharap Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan pihak kepolisian agar mempertimbangkan ulang untuk menghadiri Mukernas dan Munas SOKSI versi Akom.

"Ya kami berharap agar simbol-simbol kenegaraan tersebut bisa secara bijak menyikapi permasalahan SOKSI ini secara menyeluruh," tutupnya.

Sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, SOKSI akan terus memperjuangkan kesejahteraan para karyawan dan buruh yang selama ini menjadi basis massa SOKSI. Di samping itu, SOKSI juga akan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui upaya peningkatan keterampilan para pelaku UMKM, buruh dan petani.

tag: #soksi  #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

BPIP: Masyarakat Pancasila Adalah Masyarakat Pembelajar

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Senin, 28 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono menyebut masyarakat Pancasila merupakan masyarakat pembelajar yang memiliki semangat untuk terus ...
Berita

Anggap Biosecurity Indonesia Lemah, FPKS Sebut Penanganan Covid-19 Amburadul

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta menyebut penanganan COVID-19 amburadul jadi bukti biosecurity Indonesia lemah. Maka dari itu untuk menambal kelemahan ini ...