Oleh Givary Apriman pada hari Rabu, 02 Sep 2020 - 22:46:08 WIB
Bagikan Berita ini :

PKB Peringatkan PKS yang Berencana Kampanyekan Golput Di Pilwalkot Solo

tscom_news_photo_1599053579.JPG
Ilustrasi Golput Pada Pemilu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PKS membuka opsi untuk melakukan kampanye golput di Pilkada Solo karena abstain tak cukup kursi di DPRD untuk bertarung sendirian menghadapi Gibran Rakabuming Raka.

Menanggapi hal tersebut, Politisi PKB Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada PKS untuk berhati hati karena hal tersebut bisa dipidana.

"Itu bisa dipidana," ujar Yaqut kepada wartawan, Rabu (02/09/2020).

Yaqut memaparkan kalau dalam Pasal 515 UU Pemilu menyatakan bahwa orang yang sengaja mengkampanyekan golput dengan sengaja bisa berujung pidana.

"Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih supaya tidak menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, dipidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta," paparnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI tersebut mengatakan segala prosedur pemilihan telah diatur dalam UU Pemilu dan golput pun jelas dilarang dalam UU Pemilu.

"UU Pemilu jelas mengatur larangan ajakan golput," katanya.

Yaqut menuturkan kalau dalam UU Pemilu juga mengatur jalur perseorangan jika ada partai yang tak bisa mengajukan calon karena tak ada koalisi.

Ketua Umum GP Ansor tersebut lantas meyakini kalau hal itu menurutnya akan lebih elegan untuk tetap berkomitmen dengan demokrasi.

"Jika tidak bisa mengajukan calon karena tidak ada partai yg mau diajak koalisi misalnya, UU kan menyediakan jalur perseorangan yang tidak memerlukan partai sebagai syarat. Jika yakin ada kader yang layak, kan bisa saja diajukan melalui jalur tersebut. Lebih elegan dan memperlihatkan komitmen partai atas demokrasi," tuturnya.

Sebelumnya, PKS memutuskan abstain di Pilkada Solo karena tak punya cukup kursi di DPRD untuk bertarung sendirian melawan Gibran Rakabuming Raka. PKS pun membuka opsi untuk kampanye golput.

"Untuk pilihan 9 Desember, kita masih belum menentukan. Itu kan masih tiga bulan, masih kita pertimbangkan," kata Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar, beberapa waktu lalu.

"Kita pertimbangkan nanti apakah golput atau juga berkampanye golput," sambungnya

tag: #pkb  #pks  #solo  #gibran-rakabuming  #pilkada-2020  #golput  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

23 Lansia Meninggal Setelah Divaksin Buatan Pfizer

Oleh
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setidaknya 23 orang Norwegia meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak berwenang pada hari Kamis ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Jumlah Nakes Minim, Pemerintah Diminta Beri Perhatian dan Insentif Lebih

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Tim Covid-19 Fraksi PKS Sukamta menyatakan, prihatin adanya lonjakan tiap hari jumlah pasien positif yang hadirkan rekor baru setiap harinya.  Setelah pada ...
Berita

WHO: Bukti Sudah Divaksin Bukan Syarat untuk Perjalanan Internasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski orang sudah divaksin, bukan berarti bebas bepergian. WHO bahkan tidak menyarankan bukti vaksinasi COVID-19 atau kekebalan sebagai syarat untuk perjalanan ...