Oleh Alfin Pulungan pada hari Kamis, 24 Sep 2020 - 12:39:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Selain Menjaga Kedaulatan Teritorial, Camat Punya Peran Bumikan Pancasila

tscom_news_photo_1600925699.jpeg
Camat berperan menjaga kedaulatan wilayah dan membina masyarakat dalam memahami dan mengimplementasikan nilai Pancasila. (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Para camat di setiap daerah punya amanat menjaga kedaulatan ekonomi dan wilayah, khususnya menyangkut daerah perbatasan. Namun, yang tak kalah penting adalah, mereka juga punya andil besar menanamkan nilai Pancasila kepada masyarakat di daerahnya.

Pandangan ini disampaikan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono sebelum mengisi pembekalan dalam Forum Dialog "Mendukung Masyarakat Produktif Dan Aman Covid-19, Serta Sukses Pilkada" di Hotel Aston, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/9).

Acara ini merupakan pertemuan koordinasi Peningkatan Aparatur Pemerintahan Kecamatan Perbatasan Tahun 2020 Regional I yang digelar oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Hariyono mengatakan, pihaknya akan berperan sebagai pembina kepada para camat dalam hal pembekalan pemahaman Pancasila. Hal ini, menurutnya, sebagai bentuk tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPIP dan BNPP yang dinaungi Kementerian Dalam Negeri.

"Kita diminta oleh teman-teman Kemendagri untuk menegaskan peran camat. Sebagai kepala pemerintahan umum di wilayah kecamatan, yang juga bertugas mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Camat sebagai penguasa wilayah, bertanggung jawab menjaga Pancasila, NKRI, Kebhinekaan. Camat pun berperan mengantisipasi potensi radikalisme," kata Hariyono.

Prof Hariyono


Hariyono menjelaskan, para ahli sejarah sepakat bahwa selama ini daerah perbatasan relatif terabaikan. Bahkan sering terjadi benturan sosial, seperti membanding-bandingkan budaya dan ideologi di suatu daerah dengan daerah negara tetangga. Hal itu bahkan sampai menginfiltrasi budaya dari salah satu daerah yang berbenturan tersebut.

"Problemnya ada kedaulatan wilayah dan ekonomi atau tidak? Camat dengan bantuan pemerintah diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi dan mensejahterakan (masyarakat). Tanpa ada kedaulatan ekonomi, masyarakat lebih mudah bangga dengan negara tetangga," ungkap Hariyono.

Kendati begitu, Hariyono mengaku saat ini daerah perbatasan sudah relatif membaik sejak Presiden Joko Widodo berkomitmen membangun dari pinggiran. Hal itu ditandai dengan pesatnya pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

"Potensi alam di daerah perbatasan sangat kaya, tapi belum optimal diolah dengan sentuhan teknologi. Di sini peran SDM, bagian dari aktualisasi Pancasila. Para camat bisa mengajak perguruan tinggi untuk bersinergi, melakukan riset, dan inovasi," jelas Hariyono.

Konon, kata Hariyono para camat di daerah perbatasan sering bersedih hati karena kurang "basah" dan diperhatikan. Hal itu disebabkan budaya daerah yang kental akan primordialisme dan materialisme.

"Kita ngomong Pancasila, tapi yang dipamerkan kendaraan dinas, pengawalan, segala macam. Patut dipertimbangkan lagi konsep di orde baru yakni Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat). Para pejabat itu sukses secara ekonomi atau bermanfaat bagi bangsa?" terangnya.

Terkait pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi, Hariyono mendorong para camat berperan dalam menstimulasi ekonomi mandiri bagi daerahnya. Pasalnya, banyak cara bisa dilakukan asalkan masyarakat dibimbing untuk kreatif.

"Sudah banyak, BPIP mendampingi ragam komunitas. Contohnya, memanfaatkan halaman dan tembok untuk menanam sayuran. Ada istilah di salah satu kampung namanya Cetar (Cinta Menanam di Latar)," kata penulis buku ini.

Hariyono mengimbuhkan, Jika suatu kecamatan atau kampung mampu hidup secara produktif, maka kesejahteraan warganya pun berpotensi untuk meningkat. "Kepedulian sosial harus makin meningkat di era pandemi ini. Saling membantu dan berbagi," pungkasnya.

tag: #camat  #pancasila  #bpip  #prof-hariyono  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

BP2MI Ungkap Pemerasan Terhadap Pekerja Migran ke Korea

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Jumat, 23 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI) Benny Rhamdani mengungkap adanya praktik pemerasan yang dilakukan perusahaan kepada pekerja migran Indonesia ...
Berita

Formappi Nilai Tindakan Setneg Koreksi Draft Omnibus Law Pelanggaran UU

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus menilai, tindakan Sekertariat Negara (Setneg) yang diduga menghapus pasal tentang minyak dan gas bumi dari ...