Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 15 Sep 2015 - 13:32:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Pimpinan DPR Terima Surat Presiden Tentang 8 Calon Pimpinan KPK

8setya novanto.jpg
Setya Novanto (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pimpinan DPR telah menerima surat Presiden Joko Widodo terkait delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat diterima DPR Senin (14/9/2015) kemarin.

"Kami terima dua surat dari presiden yang kami anggap penting. Pertama surat tentang hakim dan kedua surat tentang KPK," kata Ketua DPR Setya Novanto di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (15/9/2015).

Surat tersebut akan dibahas pada rapat pimpinan (Rapim) Selasa 15/9/2015. Dari hasil rapat dilanjutkan dalam sidang paripurna.

"Tidak ada perubahan nama dari delapan Capim KPK yang sudah disampaikan Pansel kepada Presiden," katanya.

Berikut delapan nama capim KPK dan bidangnya yang sampaikan Presiden kepada pimpinan DPR:

Bidang Pencegahan, Staf ahli Kepala BIN Saut Situmorang dan pengacara publik Surya Tjandra.

Bidang Penindakan, Hakim Ad Hoc Tipikor PN Jakarta Pusat Alexander Marwata dan Widyaiswara Madya Sespimti Polri Brigjen (Pol) Basaria Panjaitan.

Bidang Manajemen, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan Agus Rahardjo dan Direktur pada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko.

Bidang Supervisi, Koordinasi, dan Monitoring, Pelaksana tugas pimpinan KPK, Johan Budi SP, dan akademisi Universitas Hasanuddin Laode Muhammad Syarif.(ss)

tag: #capim kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...