Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 16 Sep 2015 - 15:37:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi III DPR Cari Masukan Untuk Pilih Pimpinan KPK

5didik mukrianto.jpg
Didik Mukrianto (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Komisi III DPR memastikan pihaknya tidak akan mengulangi kesalahan-kesalahan saat melakukan pemilihan Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi III DPR akan meminta masukan dari masyarakat sebelum capim KPK melakukan fit and proper test.

"Kita akan dalami lebih lanjut. Kita juga mengkonfirmasi ke masyarakat untuk memberikan masukan," ujar anggota Komisi Didik Mukrianto di gedung DPR RI, Jakarta (16/9/2015).

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR itu juga mengakui akan ada perbedaan pandangan dari panitia seleksi KPK mengenai kedelapan capim KPK. "Belum tentu yang di dalami pansel ini sama dengan DPR. Kami juga memiliki pertimbangan," jelasnya.

Seperti diketahui Komisi III DPR RI akan melakukan fit and proper test pada awal Oktober 2015. Kedelapan capim KPK tersebut adalah:

Staf ahli Kepala BIN Saut Situmorang dan pengacara publik Surya Tjandra (bidang pencegahan); Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat Alexander Marwata dan Widyaiswara Madya Sespimti Polri Brigjen (Pol) Basaria Panjaitan (bidang penindakan).

Selain itu ada, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan Agus Rahardjo dan Direktur pada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko (bidang manajemen); serta Pelaksana tugas pimpinan KPK, Johan Budi SP, dan akademisi Universitas Hasanuddin Laode Muhammad Syarif (Bidang supervisi, koordinasi, dan monitoring).(ss)

tag: #capim KPK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...