Ketua Fraksi Hanura Akui Ikut Rombongan Ketua MPR ke China
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 28 Sep 2015 - 17:27:23 WIB

Bagikan Berita ini :

95images.jpg
Sumber foto : Istimewa
Syarifuddin Sudding

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Kaukus Indonesia Hebat (KIH) Arief Rahman menuding salah satu Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Syarifuddin Sudding ikut dalam rombongan Ketua MPR Zulkifli Hassan ke China 18 September 2015 kemarin.

Menangapi hal ini anggota DPR dari Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding mengakui ikut dalam rombongan Ketua MPR ke China. Dirinya beralasan undangan tersebut atas nama ketua Fraksi Hanura di DPR.

"Saya ikut dalam kunjungan yang dipimpin pak Zulkifli. Saya sebagai ketua fraksi. Yang menentukan berangkat tidaknya adalah pimpinan  yang diundang," kata Sudding di kompleks Parlemen, Senayan, Senin (28/9/2015).

Dirinya mengklaim, anggota DPR  yang ikut dalam rombongan ketua MPR ke China bukan hanya dirinya tapi ada beberapa nama lainya.

"Ada pak Sukmanjaya ketua Fraksi PKS di MPR, pak Ahmad Basarah dari PDIP, Rambe (Kamarulzaman) dari Golkar. Jadi 4 orang dari Fraksi yang mendampingi pak Zulkifli dan pak Hidayat Nur Wahid," bebernya.

Dirinya berpandangan tidak ada pelanggaran kode etik dalam kunjungan tersebut. Pasalnya, kepergianya ke China diundang oleh ketua Parlemen Negeri Tirai Bambu itu.

"Saya tidak melihat bahwa itu pelanggaran tapi nantilah sebagai anggota MKD saya tidak memberikan penilaian. Karena ini adalah undangan Ketua Parlemen Tiongkok kepada Ketua MPR," tandasnya.

Seperti diketahui sekelompok Kaukus Indonesia Hebat melaporkan ketua MPR Zulkifli Hassan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Laporan ini terkait pelanggaran kode etik dewan yang dilakukan saat kunjungan ke China 18 September 2015 kemarin.

"Tentu saja agenda ini sudah melenceng mengingat Ketua MPR tak selayaknya memiliki peran seperti Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang harus keliling keluar negeri untuk menarik minta investor," kata Syarief Hidayatullah salah satu Anggota Kaukus Indonesia Hebat, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (28/9/2015).(yn)

tag: #ketua fraksi hanura  #ketua mpr  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING