Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 28 Sep 2015 - 19:53:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Dia Harapan Komisi I DPR Usai BIN Bentuk Satgas Papua

23Badan-Intelijen-Negara-BIN.jpg
Badan Intelijen Negara (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi dengan dibentuknya Satgas Papua oleh Badan Intelijen Negara (BIN) guna mencegah gerakan separatis yang ada di Papua maupun di Aceh.

Hanya saja, Hanafi meminta para Satgas Papua ini bisa menunjukan kerja yang maksimal untuk menjaga ketenteraman Bumi Cendrawasih dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

"Kami apresiasi rencana BIN membuat Satgas Papua, karena tujuannya jelas. Karena memakai APBN, tentu kita minta target, targetnya apa, dampaknya benar-benar bisa dirasakan apa enggak nanti," kata Hanafi usai rapat kerja dengan BIN di gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Lebih lanjut, politikus PAN ini mengaku tidak masalah bila Kopassus masuk dalam komposisi Satgas Papua. Namun, BIN harus benar-benar dapat memastikan dana yang dibagikan bisa merata.

"Tidak masalah. Yang penting bisa satu visi NKRI dalam mengelola anggaran dan akuntabel serta tidak KKN. Rekomendasi kita harus melibatkan KPK," ungkapnya. (iy)

tag: #BIN  #badan intelijen negara  #satgas papua  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TB Hasanuddin Desak Pemerintah Bergerak Cepat Selamatkan WNI Misi Kemanusiaan Gaza

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 19 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengecam keras tindakan intersepsi dan penangkapan terhadap sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung ...
Berita

PNM Peduli Menguatkan Langkah Guru Honorer SDK Wukur NTT

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, jalan menuju ruang kelas tidak selalu berupa lorong sekolah yang mudah dilalui. Bagi Ibu Yustina Yuniarti, Guru Honorer ...