Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Kamis, 01 Okt 2015 - 18:51:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Menteri Rini Sebut Pinjaman ke China Inisiatif Jokowi

10jokowi-xijinpin.jpg
Presiden Jokowi dan Presiden China, Xi Jinping (Sumber foto : setkab.go.id)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan bahwa pinjaman ke China Development Bank (CDB) untuk tiga bank BUMN, yakni Mandiri, BRI dan BNI merupakan inisiatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pinjaman CDB kepada bank Mandiri, BRI dan BNI merupakan tindak lanjut dari MoU antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RT) pada bulan Maret 2015. MOU tersebut pada pokoknya berisi program kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan RRT di berbagai bidang. Seperti keuangan, perindustrian, infrastruktur, penanggulangan bencana dan antariksa," ungkap Rini saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2015).

Baca juga :Inilah Alasan Kenapa 'Roket' Jokowi Gagal Meroket
Baca juga : Benarkah, Selama Jokowi Memimpin, Rupiah Tak Pernah Menguat?

Rini menjelaskan, kerjasama yang berlanjut pada pinjaman tersebut berupa business to business antara CDB dengan Bank Mandiri, BRI dan BNI. Disebutkannya, total pinjaman tersebut sebesar USD 3 miliar, yang masing-masing bank mendapatkan USD 1 Miliar.

Baca juga : Rupiah Terus Tersungkur, Pengusaha Tercekik, PHK Adalah Solusi
Baca juga :Stop Berutang, Rini! Siapa yang Mau Bayarin Kalau Hutang Terus?

"Pinjaman dari CDB kepada masing-masing bank BUMN untuk memperbaiki tenor pendanaan," paparnya.

Lebih lanjut dia mengutarakan bahwa pengembangan infrastruktur sangat dibutuhkan pinjamam yang tenornya diatas 5 tahun. Selama ini, klaim Rini, jarang sekali bank BUMN mendapatkan pinjaman yang tenornya diatas 5 tahun.

"Pinjaman ini akan menambah daya dukung keuangan bank BUMN untuk mendanai sektor-sektor infrastruktur dan industri ekspor," ungkapnya.

Selain pinjaman ke CDB, rapat itu juga membahas mengenai usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) 2016 terhadap BUMN dan Usulan Penambahan Deviden BUMN pada RAPBN 2016.(yn)

tag: #pinjaman china  #menteri rini  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...
Berita

Guru Besar UNS: Indonesia Sudah Siap Masuk Tahun Ajaran Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Joko Nurkamto menilai Indonesia sudah bisa memulai pendidikan tahun ajaran baru 2020/2021 dalam situasi pandemi ...