Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Selasa, 27 Okt 2015 - 07:19:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Diklaim Bantu Pemerintah, Fraksi PKB Dukung Pembentukan Pansus Asap

99fraksi-pkb.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : dpp.pkb.or.id)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKB Daniel Johan mendesak pemerintah agar mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi seberat-beratnya bagi oknum perusahaan pelaku pembakaran hutan.

Menurut dia, sudah saatnya pemerintah memberi efek jera supaya perusahaan terkait tidak mengulangi perbuatan tercelanya membakar asap.

Demi membantu pemerintah dalam membongkar kasus pembakaran hutan, kata Daniel, pihaknya mendukung usulan digelarnya panitia khusus (Pansus) asap di DPR.

"Jadi dukung dong. DPR dapat merekomendasikan agar perusahaan para pembakar bisa disanksi dengan tegas," ujar Daniel kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin malam (26/10/2015).

Dikatakan Daniel, Pansus asap sangat beralasan untuk digelar DPR. Pasalnya, persoalan tersebut menjadi penyakit tahunan Indonesia yang sampai saat ini tidak mampu dipecahkan jalan keluarnya.

"Pansus ini penting agar bisa dipahami secara utuh penyebabnya. Sehingga, bisa dibuat rekomendasi jalan keluar yang terbaik sehingga tiap tahun tidak selalu berulang," tandasnya.(yn)

tag: #pansus asap  #kabut asap  #fraksi pkb  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Peringatan BMKG Bencana Akhir Januari

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 24 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengigatkan, beberapa daerah berpotensi dilanda banjir pada akhir Januari 2021.  Pasalnya, Januari dan Februari ...
Berita

Akademisi Kritik Langkah Risma Kirim Pemulung ke BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Aksi Menteri Sosial, Tri Rismaharini kembali menyedot perhatian publik usai diketahui mengantarkan 15 pemulung untuk bekerja di PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang tengah ...