Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 09 Feb 2016 - 16:18:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Tahun Ini, Menkominfo Minta Semua Wartawan Lakukan Uji Kompetensi

87menkominfo-rudiantara-indra-ts.jpg
Rudiantara (Sumber foto : Istimewa)

MATARAM (TEROPONGSENAYAN) - Para wartawan di Indonesia diminta untuk mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) pada 2016 untuk mendapatkan sertifikat wartawan.

"Dari sekitar 15.000 wartawan yang terdata di PWI, baru 5.000 yang sudah melewati UKW. Karena ini kan pengembangan profesi jadi harus diurus sertifikasinya," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di sela-sela puncak peringatan Hari Pers Nasional di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (9/2/2016).

Hal tersebut, kata Menkominfo, harus didorong dari individu masing-masing para wartawan.

"Saya sampaikan harus dari individu wartawannya kecuali media-media besar yang sudah punya sistem sendiri bahkan mereka mengeluarkan sertifikasi sendiri. Tapi kan mayoritas ini adalah media-media yang secara sistem belum begitu kuat," katanya.

Menurut Rudiantara, bangsa Indonesia tidak akan kembali ke zaman dulu karena semua dikontrol pemerintah, namun saat ini pemerintah akan terus memberikan fasilitas untuk memberikan kemudahan untuk pers.

"Karena kami juga menginginkan pers yang kuat, yang berkualitas dan berkompeten, tidak asal mohon maaf seperti 'wartawan tanpa media' tetapi ini pemerintah sifatnya mendorong. Pemerintah kan tidak bisa lagi seperti dulu karena saat ini tidak perlu izin pemerintah dulu," tuturnya.

Sebelumnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menargetkan 7.000 wartawan alias jurnalis mengikuti uji kompetensi wartawan pada 2016.

Ketua PWI Pusat, Margiono di Mataram, Minggu (7/2/2016), mengatakan, uji kompetensi menjadi prioritas organisasi sehingga harus mendapat dukungan seluruh pengurus provinsi PWI.

"Kami maklumi beberapa pengurus PWI di daerah menemui kendala menyelenggarakan uji kompetensi, yakni pendanaan tetapi sudah menjadi tanggungjawab pengurus mencari solusi," kata Margiono, pada rapat kerja PWI serangkaian Hari Pers Nasional, di Mataram, NTB.

Mataram menjadi tuan rumah peringatan puncak Hari Pers Nasional 2016. TNI AL juga mendukung dengan menggelar pelayaran KRI Makassar-590 rute Surabaya-Mataram, sebagai lokasi berbagai seminar dan lokakarya terkait Hari Pers Nasional 2016 itu. Bagi PWI, kata Margiono, uji kompetensi penting untuk memastikan wartawan anggota PWI memiliki kapasitas sebagai sosok yang pantas dan mumpuni untuk menyandang profesi kewartawanan.

Data PWI, hingga 2015 sudah tercatat 5.363 orang dinyatakan kompeten sebagai jurnalis, yang dibagi menjadi tiga kategori, yaitu wartawan muda, wartawan madya, dan wartawan utama. (mnx/Ant)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 25 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...
Berita

PB Mathla'ul Anwar Lakukan Konsolidasi dengan Keluarga Besar MA Se-Sulsel di UMI Makassar

MAKASSAR (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla"ul Anwar (MA), Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM, menghadiri Dialog Pengembangan Dakwah Mathla"ul Anwar di Sulawesi Selatan yang ...