Opini
Oleh Martimus Amin, The Indonesian Reform pada hari Sabtu, 23 Jul 2016 - 12:06:59 WIB
Bagikan Berita ini :
Pegang Kartu Truf

Wajib Bagi Jokowi Menangkan Ahok

10IMG-20160723-WA0000.jpg
Martimus Amin (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pesta Pilgub DKI Jakarta sebentar lagi akan digelar. Namun banyak pihak mengkhawatirkan terjadi ketidaknetralan Presiden Jokowi, yakni dengan mendukung calon incumbent "Ahok'.

Sewajarnya indikasi kuat ini dapat dilihat, Ahok adalah sohib kental Jokowi yang berpasangan sebagai Wagub dengan Jokowi saat Pilkada DKI Jakarta lalu.

Ahok sebagai pengganti Jokowi sebagai Gubernur DKI juga memiliki peranan besar memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2014. Ahok yang membuka kran pendanaan dari cukong-cukong kepada Jokowi.

Terkait rencana penghentian proyek reklamsi oleh Pemerintah Pusat, tidak mengherankan jika Ahok sampai berstatement sangat keras bahwa 'Jokowi tidak akan terpilih menjadi presiden jika tidak ada canpur tangan penggelontoran dana dari cukong'.

Kewajiban Jokowi memuluskan langkah Ahok sebagai Gubernur kembali, termasuk menekan PDIP untuk mendukung Ahok, karena Ahok adalah pemegang kartutruf Jokowi saat menjabat Gubernur DKI Jakarta dan Pilpres 2014 lalu.

Selaku pemegang kartu truf, maka tidak aneh Ahok begitu gampang menyetir Presiden Jokowi seperti menitipkan calon Kapolrinya meskipun tanpa melalui prosedur Wanjakti, menentang pembantu presiden,mencandai menteri tanpa mengindahkan tatakrama istana, hingga menyetir KPK memberangus lawan politiknya.

Bahkan lembaga sekaliber KPK dijadikan Ahok bertindak sebagai pengacara untuk membela mati-matian bahwa dirinya tak bersalah sampai menampik bukti sahih hasil audit BPK dalam kasus RS Sumber Waras yang merugikan keuangan negara hingga ratusan milyar rupiah.

Apalagi hanya sekedar memuluskan pemenangan Ahok menjadi Gubernur. Itu hal ringan, tapi sekaligus wajib bagi Jokowi.

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Jumhur yang Punya Hati dan Otak

Oleh Swary Utami Dewi
pada hari Selasa, 28 Apr 2026
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat baru saja dilantik oleh Presiden. Pelantikan ini tak bisa dibantah membawa angin segar untuk mengatasi secara efektif berbagai masalah lingkungan di Indonesia. ...
Opini

Menjemput Fajar Budi: Menggugat Tidur Panjang Kaum Terpelajar

I. Prolog: Kebisingan dalam Kesunyian Di negeri yang sibuk membanggakan pertumbuhan dan deret angka keberhasilan, ada satu hal yang justru kian menghilang: suara nurani. Kita hidup dalam ...