Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 04 Agu 2016 - 18:41:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Tiongkok Kerap Melanggar Aturan Ketenagakerjaan Indonesia

95DedeYusuf_indra.JPG
Dede Yusuf (kiri) (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf menyebut tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok kerap melanggar aturan ketenagakerjaan Indonesia.

Dede mencontohkan TKA asal selalu berbeda antara izin kerja dengan praktik di lapangan.

"Karena bisa saja yang gajinya besar itu, gajinya dia sebagai supervisor, tapi dia kerjanya tukang batu. Misalnya, izin masuknya supervisor, tapi dapat kerjanya tidak sesuai," ujar Dede saat dihubungi, Kamis (4/8/2016).

Untuk itu, ia meminta kepada instansi terkait seperti Dinas Ketenagakerjaan dan Kantor Imigrasi selalu melakukan pengawasan terhadap para TKA.
"Peran Kementerian Tenaga kerja, dinas tenaga kerja provinsi dan dinas tenaga kerja kabupaten kota untuk mengecek secara berkala tenaga kerja asing itu untuk peruntukkannya," tandasnya.

"Jadi tolong ini karena pemerintah kita sekarang menggelorakan untuk investasi dari Tiongkok dan investasi Tiongkok ini kadang-kadang mereka dealnya mereka memasukkan tenaga kerja mereka," tambah politisi Partai Demokrat itu.(yn)

tag: #cina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Penyampaian Aspirasi di Kedubes AS Berlangsung Kondusif, Polisi Bagikan Snack ke Peserta Aksi

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 08 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Personel Polda Metro Jaya menunjukkan pendekatan humanis saat pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa dari Free Palestine Network dengan membagikan snack berupa roti dan air ...
Berita

TB Hasanuddin: Soal Siaga Satu, Panglima TNI dan Kasad Berbeda Mana yang Benar?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti munculnya perbedaan penjelasan di lingkungan TNI terkait isu status siaga 1 yang belakangan ramai ...