Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Korupsi e-KTP, MAKI: Bantahan Setnov tak Bermakna
Oleh Syamsul Bachtiar - ( Senin, 20 Mar 2017 - 22:06:26 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

84ahokdannovanto.jpg
Setya Novanto
Sumber foto : Istimewa

TSPol

Apakah yang Anda harapkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang baru dilantik?
Melanjutkan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (termasuk reklamasi teluk Jakarta)
Menjalankan program 100 hari pertama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur
Menjalankan komunikasi dan interaksi intetsif dengan warga ibukota

Lihat Hasil Poling

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menganggap, sikap Setya Novanto yang tak bergeming dan enggan melaporkan ke pihak kepolisian meskipun namanya disebut-sebut dalam kasus e-KTP menunjukan bahwa bantahan Novanto selama ini tak bermakna.

"Artinya bantahan Setnov adalah sekedar bantahan tanpa makna. Sekedar keluar dari mulut untuk sekedar menjawab pertanyaan yang nilainya tidak lebih dari sekedar suara hewan yang menyahut ketika ada suara lain," sindir Boyamin saat dihubungi di Jakarta, Senin (20/03/2017).

Selain itu, lanjut dia, diamnya Setya Novanto juga menunjukan bahwa apa yang diucapkan Novanto tak memiliki nilai kebenaran.

"Artinya bantahan Setnov betul-betul dari seorang politisi yang semua rakyat menilai lebih banyak bohongnya," tandas dia.

Boyamin meyakini bahwa Setya Novanto tidak akan berani melaporkan orang yang menyebut dirinya dalam kasus e-KTP.

"Saya yakin Setnov tidak akan lapor polisi karena bisa jadi akan menjadi bumerang. Bisa senjata makan tuan," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam kasus e-KTP sejumlah nama baik eksekutif, legislatif hingga pengusaha disebut dan diduga terlibat dalam kasus tersebut termasuk nama ketua DPR RI saat ini Setya Novanto.

Hanya beberapa anggota DPR saja yang melaporkan orang yang menyebut namanya dalam kasus e-KTP ke pihak kepolisian.

Seperti Melchias Markus Mekeng dan Marzukie Ali saja yang melapor ke pihak kepolisian saat namanya disebut-sebut dalam kasus e-KTP.

Sementara, ketua DPR RI Setya Novanto hingga saat ini belum melaporkan orang yang menudingnya dalam kasus e-KTP ke pihak kepolisian. (icl)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

12Partai-Komunis-Cina.jpg
33Zulkifli-Hasan-Gus-Sholah.jpg
25Mahyudin-Lagi.jpg
25(KabinetKerja)LuhutIV.jpg
88jokwo.jpg
67Kepala-Divisi-Humas-Polri-Irjen-Setyo-Wasisto.jpg