Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 13 Sep 2017 - 13:57:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Kementerian ESDM Lirik Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut

3(KabinetKerja)JonanIII.jpg
Ignasius Jonan (Sumber foto : Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengembangkan potensi arus laut sebagai pembangkit listrik di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Awalnya harga yang ditawarkan perusahaan asing tersebut adalah 16 sen per kwh, lalu saya bilang, kalau harganya tidak di bawah 10 sen maka silakan minum dan lalu langsung pulang saja," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Jonan mengatakan yang datang menawarkan tersebut adalah perusahaan Belanda yang ingin membangun pembangkit listrik tenaga arus di NTT. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan pemerintah daerah, sehingga Gubernur memfasilitasi upaya kerja sama tersebut.

Namun, berselang beberapa bulan perusahaan Belanda tersebut datang menawarkan kembali dengan skema berbeda. Pada awalnya kajian di arus laut NTT menghasilkan kecepatan arus di bawah 2,8 meter per detik. Kemudian pada kajian kedua ditemukan arus laut yang menghasilkan kecepatan empat sampai lima meter per detik.

Pada kajian kedua tersebut adalah hal yang dapat didiskusikan dengan pemerintah, sebab harganya cukup kompetitif, yaitu 7,18 sen per kwh.

"Saya bilang, kalau 7,18 sen per kwh, maka PLN bisa bangun 20 MW di sana. Dan saya tidak perlu tawar lagi," kata Jonan.

Sementara itu, Direktur Pengadaan Strategis I PLN Nicke Widyawati mengaku belum didatangi oleh perusahaan Belanda yang telah mendiskusikan arus laut dengan Kementerian ESDM tersebut.

"Belum datang langsung ke PLN dan belum ada pembicaraan hingga ke penawaran," kata Nicke.

Namun, ia cukup terkejut dengan harga yang disebutkan oleh Menteri ESDM.

Menurutnya dengan harga 7,18 sen per kwh untuk energi baru terbarukan adalah tarif yang kompetitif. Saat ini pemerintah memang sedang mendorong pembangkit listrik dengan sumber daya energi baru terbarukan, untuk mengejar target 35.000 MW. (Ant/icl)

tag: #menteri-esdm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Mahasiswa Geram dengan Mendagri Tito Karnavian, Soal Apa?

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) menyayangkan sikap Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menilai agenda halal bihalal yang dilaksanakan oleh Institut ...
Berita

Sesuaikan Era Normal Baru, Pengurusan STNK, SIM dan BPKB Ditutup Hingga 29 Juni 2020

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polri memperpanjang masa penutupan pelayanan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM, STNK, dan BPKB.  Masyarakat dapat mengurus administrasi di Satpas ...