Opini
Oleh Aliyudin pada hari Jumat, 27 Mar 2015 - 18:56:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Fuad Bawazier: Parpol Harus Masuk Rezim KPU

34Fuad Bawazier 1.jpg
Politisi Senior Fuad Bawazier (Sumber foto : teropongsenayan.com)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi senior Fuad Bawazier menilai partai politik (Parpol) dan segala aturannya harus masuk ke dalam rezim Komisi Pemilihan Umum (KPU), jangan ada di tangan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Pengesahan Parpol dan atau kepengurusan Parpol harus segera diubah dari tangan Menkumham ke tangan KPU," kata Fuad Bawazier kepada TeropongSenayan di Jakarta,, Jumat (27/3/2015).

Pengambilalihan kewenangan itu dinilainya agar lebih independen, fair, dan konsisten dengan kewenangan KPU sebagai penyelenggara Pemilu, Juga lebih fair bagi peserta pemilu, pemenang Anggota DPR, DPD, Presiden, Gubernur, dan Bupati/Walikota.

"Jadi seharusnya memang masuk rezim KPU bukan rezim Menkumham. Ayo DPR, Segera revisi Undang-undangnya," kata Fuad Bawazier.(al)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #fuad bawazier  #kpu  #parpol  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Manusia dan Kekuasaan: Siapa Mengendalikan Siapa?

Oleh Team Redaksi teropongsenayan.com
pada hari Jumat, 24 Jul 2026
Sepanjang sejarah peradaban, pertanyaan tentang relasi antara manusia dan kekuasaan tetap menjadi teka-teki filosofis sekaligus tantangan praktis yang tak pernah usai. Di satu sisi, kekuasaan adalah ...
Opini

Menyuruh Rakyatnya Sendiri Pindah Negara, Narasi Buruk Seorang Presiden

Seorang Presiden dipilih bukan untuk menyuruh rakyatnya pergi, melainkan untuk memastikan rakyatnya tetap punya alasan mencintai dan bertahan di negerinya sendiri. Ketika rakyat mengeluhkan harga ...