Berita

Paus Fransiskus Doakan Korban Bom Surabaya

Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 14 Mei 2018 - 15:02:39 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

28pausfransiskus.jpeg

Paus Fransiskus (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo mengatakan, Paus Fransiskus ikut mendoakan para korban ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, juga menyerukan untuk mengakhiri kekerasan.

Doa yang secara khusus ditujukan bagi Indonesia dalam sebuah audiensi yang dihadiri ribuan jemaat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (13/5/2018), itu menjadi spesial karena menunjukkan perhatian Paus Fransiskus atas ancaman terorisme di Tanah Air.

"Sangat jarang Paus bicara tentang Indonesia, tetapi pada hari Minggu beliau menyebut Indonesia dan merasa sangat prihatin dengan situasi ini," kata Uskup Suharyo.

Dalam doanya Paus Fransiskus meyakinkan "orang-orang terkasih di Indonesia", terutama umat Kristiani di Surabaya, bahwa ia merasa sangat dekat dengan mereka dalam menghadapi serangan-serangan mematikan di beberapa gereja.

Pimpinan tertinggi Gereja Katolik Roma itu juga berdoa bagi para korban serta orang-orang yang mereka cintai, demikian dilaporkan vaticannews.va.

Bersama-sama, Paus Fransiskus mengajak seluruh umat untuk berharap Tuhan membawa kedamaian dan menghentikan segala tindak kekerasan. Ia pun berdoa agar setiap orang dapat menemukan ruang untuk rekonsiliasi dan persaudaraan dalam hati mereka, bukan kebencian maupun kekerasan.

"Tidak ada satu kata pun yang mengancam dari kata-kata Paus, tetapi sebaliknya doanya sangat menyejukkan," tutur Uskup Suharyo.

Doa dan ungkapan duka cita juga disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden RI untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin.

"Tadi pagi saya menerima telepon dari Pak Din Syamsuddin, beliau menyampaikan bela sungkawa dan menyatakan secara jelas syukur bahwa Paus menyebut dan mendoakan Indonesia dengan kata-kata yang begitu sejuk. Ini menunjukkan bahwa yang dicederai atas peristiwa ini bukan hanya komunitas agama tertentu, tetapi kita semua sebagai bangsa Indonesia," kata Uskup Suharyo.(plt)

 

tag: #bom-surabaya  

Bagikan Berita ini :