Bisnis
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 13 Mar 2019 - 09:43:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Nelayan Keluhkan BBM dan Rendahnya Harga Ikan ke SandiĀ 

tscom_news_photo_1552445021.jpg
Sandiaga Uno (Sumber foto : Istimewa)

NEGARA (TEROPONGSENAYAN) -- Fahrurozi, nelayan di desa Pengambengan, Negara meminta kepada Sandiaga Salahuddin Uno agar memperhatikan BBM dan harga ikan yang jatuh setiap panen.

"Nelayan sekarang semakin susah pak. BBM mahal dan ikan murah pas panen. Kondisi nelayan kian mempeihatinkan," kata Fahrurozi saat berdialog dengan Sandi, Selasa (12/3/2019).

Nelayan lainnya, Dahlan mengungkapkanbetapa sulitnya anak muda untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus sekolah.

"Semakin hari semakin susah dapat kerja," terang Dahlan.

Sedangkan Ibu Ida minta agar listrik kembali di subsidi, karena semakin hari semakin mahal. Sementara harga ikan murah, semakin turun pendapatan ekonomi rumah tangga.

Sandi yang mendengarkan curhat para nelayan tidak mau banyak berjanji.

"Insya Allah jika saya bersama Prabowo Subianto dipercaya melayani masyarakat Indonesia, kami akan fokus pada ekonomi. Harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja buat anak negeri," tegas Sandi.

Soal listrik, lanjut Sandi, Prabowo Subianto sudah menyatakan akan menurunkan harga listrik. Usai acara, calon wakiil presiden nomor urut 02 ini, sempat mencicipi ikan Lemuru, ikan khas daerah tersebut dengan pemandangan laut lepas.

"Ikan lemurunya enak. Tapi yang paling mahal adalah pemandangannya, angin sepoi-sepoi sama suara deburan ombak. Bali di manapun indah," ucap Sandi. (ahm)

tag: #sandiagauno  #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...