Golkar Minta Kerusuhan di Kaltim Tak Dihubungkan dengan Pemindahan Ibu Kota

Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 18 Okt 2019 - 00:00:02 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1571331602.jpg

Kerusuhan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (16/10) kemarin. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian menyesalkan insiden kerusuhan yang terjadi di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (16/10/2019) kemarin.

Ia meminta peristiwa tersebut tidak digeneralisir sebagai kasus SARA, apalagi dihubungkan dengan wacana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru. 

"Saya berharap kasus ini tidak dibesar-besarkan apalagi mengaitkannya ke SARA dan ketidaksiapan sosial di Kaltim, karena ini murni tindak kriminal. PPU harus bangkit untuk menyongsong persiapan dibangunnya Ibukota baru," kata Hetifah saat dihubungi, Kamis (17/10/2019).

Ia mengatakan, kericuhan itu disebabkan murni tindakan pidana kasus dugaan penganiayaan atau tindakan orang jahat, yang sama sekali tidak mewakili suku atau kelompok apapun.

"Jadi sangat disayangkan kalau emosi suku dan kelompok menjadi muncul untuk kasus-kasus begini," katanya.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Timur ini pun meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak keamanan.

"Saya mengimbau agar semua bisa rasional dan menyerahkan ke aparat penegak hukum setiap ada konflik, kejahatan atau kriminal," jelas politikus Golkar itu.

Sebelumnya diberitakan, kericuhan terjadi di pelabuhan penyeberangan Penajam Paser Utara. Awal mulanya peristiwa ini terkait dengan kasus penganiayaan. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Ade Yaya Suryana mengatakan awalnya ada peristiwa penganiayaan pada pekan lalu yang menimbulkan 2 korban.

Polisi disebut Ade Yaya sudah memproses hukum pelaku penganiayaan dan menetapkan 3 tersangka, tetapi kelompok dari sisi korban mencari-cari pelaku penganiayaan itu di pelabuhan hingga terbit kericuhan itu.

Belakangan sejumlah pihak mulai mengaitkan kerusuhan itu dengan kondisi sosial calon Ibu Kota Negara (IKN) yang kebetulan di Kabupaten yang sama yakni Penajam Paser Utara. (Alf)

tag: #partai-golkar  #dpr  

Bagikan Berita ini :