Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 19 Mei 2026 - 11:10:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Timwas Haji DPR Cek Penyelenggaraan Haji 2026, Dapat Laporan Sudah 40 Jemaah yang Meninggal

tscom_news_photo_1779163840.jpeg
Maman Imanulhaq (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI telah tiba di Arab Saudi untuk melakukan pemantauan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026. Pengawasan akan dilakukan untuk memastikan jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar menuju pelaksanaan puncak Haji.

“Akomodasi hotel di Madinah relatif lebih bagus dan hari ini DPR RI akan mulai melakukan pengawasan,” kata Anggota Timwas Haji DPR RI, Maman Imanulhaq yang sudah berada di Saudi, Selasa (19/5/2026).

Menurut Maman yang sudah sempat mendapat laporan setibanya di Saudi, mayoritas jemaah haji Indonesia sudah bergerak dari Madinah menuju Makkah untuk bersiap menuju fase di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Jemaah Haji Indonesia dari Madinah sekarang sudah berada di Makkah Al-Mukarramah. Kecuali ada beberapa jemaah yang masih dirawat di rumah sakit di Madinah,” jelasnya.

Hari ini, Timwas Haji DPR akan mengecek akomodasi jemaah Haji di Makkah. Terutama untuk tempat pemondokan yang dilaporkan mengalami kendala.

“Pertama di Hotel Al-Hidayah di kawasan Aziziyah di mana ada beberapa pelaporan tentang ketidaknyamanan jemaah haji untuk layanan akomodasinya,” ungkap Maman.

“Mungkin karena jaraknya agak jauh, dan tidak tersedia layanan bis secara kontinu. Kami banyak mendapat masukan terkait hal ini,” imbuhnya.

Sementara untuk pelayanan jemaah di Madinah, Maman menilai ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya, terutama dari sisi akomodasi.

“Pelayanan di Madinah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, di mana Kementerian Haji dan Umrah mampu untuk menyediakan layanan, akomodasi hotel yang lebih baik,” terang Maman.

“Bahkan ada beberapa hotel bintang 4 dan 5 di sini bisa dipergunakan oleh jemaah haji reguler. Ini sebuah prestasi,” sambungnya.

Maman juga mendapat laporan dari petugas Haji untuk jumlah jemaah Indonesia yang meninggal dunia per 18 Mei 2026.

“Sampai hari Senin (18/5), yang meninggal dunia baru 40 orang, jauh lebih baik daripada di tahun yang lalu ada 105 orang di hari yang sama,” ucapnya.

Di Saudi sendiri, Maman menyebut cuaca panas ekstrem mencapai 47 derajat celcius di mana jemaah Haji Indonesia kini telah berkonsentrasi di Makkah sebagai persiapan menjalani Armuzna yang rangkaiannya akan dimulai dengan keberangkatan menuju Padang Arafah pada 8 Zulhijah untuk melaksanakan wukuf hari berikutnya.

“Jemaah diimbau untuk mengatur strategi agar puncak hajinya betul-betul dalam kondisi baik. Tidak memforsir ibadah di sebelum puncak tanggal 9 Zulhijah,” tutur Maman.

Anggota Komisi VIII DPR ini pun menyebut para jemaah sudah mendapat edukasi dari petugas Haji. Menurut Maman, jemaah juga telah menyesuaikan diri.

“Jemaah diedukasi untuk menjaga diri dari panas. Termasuk juga untuk mempersiapkan obat-obatan, seperti spray atau obat semprot yang biasa dipakai jemaah dengan diisi dengan air zam-zam yang bisa juga menjaga kulit,” ucapnya.

Maman memastikan Timwas Haji DPR akan melakukan pengawalan penyelenggaraan Haji 1447 Hijriah/2026 dengan seksama. Ia berharap jemaah Indonesia dapat menjalani semua rangkaian ibadah Haji dengan lancar.

“Kami akan laporkan kepada masyarakat apa saja hasil pengawasan DPR dan evaluasi yang perlu dilakukan agar kualitas pelayanan ibadah Haji semakin baik,” tutup Maman.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement