Jakarta
Oleh Emka Abdullah pada hari Rabu, 02 Sep 2015 - 10:49:25 WIB
Bagikan Berita ini :

Organda DKI: Ojek Online Ilegal dan Rawan Konflik Sosial

41gojek_jek.jpg
Ojek Online (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Organda DKI Jakarta meminta pemerintah mengambil sikap tegas terhadap angkutan ojek online seperti Gojek. Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan mengatakan, fenomena seperti Gojek memiliki banyak kerawanan baik kerawanan lalu lintas, kerawanan bagi pengguna maupun pengemudinya.

"Karena itu saatnya pemerintah bertindak tegas," ujar Shafruhan saat berdialog pada acara Coffee Break bersama Kapolda di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9/2015).

Coffee Break membahas topik fenomena ojek online dengan narasumber Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, CEO Gojek Nadiem Makarim, Organda DKI Jakarta, Dinas Perhubungan, dan sejumlah pihak yang terkait dengan aktivitas angkutan.

Shafruhan mengatakan, ojek adalah jenis kendaraan yang tidak boleh dipakai untuk angkutan publik. Karena itu, angkutan motor seperti Gojek termasuk ilegal secara perundang-undangan. Shafruhan juga menilai angkutan ojek banyak mengundang kerawanan baik bagi pengojeknya sendiri, pengguna ojek maupun pengguna jalan pada umumnya.

"Angkutan motor seperti Gojek rawan kecelakaan, masa mau dibiarkan saja," tegas Shafruhan.

Shafruhan mengingatkan, fenomena ojek online rawan akan konflik dengan kalangan ojek konvensional. Indikasi adanya kerawanan konflik, lanjut Shafruhan, sudah terlihat dengan adanya pengemudi ojek online yang menjadi korban penganiayaan.

"Kalau fenomena seperti ini dibiarkan, saya nggak bisa menahan kalau pemilik angkutan resmi mengambil tindakan sendiri,"pungkas Shafruhan. (mnx)

tag: #Ojek Online  #Gojek  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...