Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 29 Okt 2015 - 08:36:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Menjelang Pengesahan RAPBN 2016, PAN dan Gerindra Juga Larang Anggotanya Tinggalkan Jakarta

1Kantor Fraksi PAN-1.jpg
Fraksi PAN (Sumber foto : sahlan ake/teropongsenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Diam-diam suasana komplek parlemen, Senayan, Jakarta mulai nampak tanda-tanda kesiagaan. Semalam, beberapa fraksi melakukan rapat konsolidasi internal menjelang pengesahan RAPBN 2016.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi PAN Taufik Kurniawan, misalnya, kemarin sore atau Rabu (28/10/2015) menghadiri rapat konsolidasi yang di gelar di Fraksi PAN DPR RI lantai 19 gedung Nusantara I, DPR RI.

Menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya menjelang pengesahan RAPBN 2016, seluruh anggota FPAN dilarang keluar Jakarta. "Sampai tanggal 30 Oktober anggota FPAN dilarang keluar Jakarta," kata dia di DPR RI Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Tak jauh berbeda dengan sumber tersebut diatas, salah satu sumber yang juga enggan disebutkan namanya bahwa Fraksi Partai Partai Gerindra DR RI menghimbau anggotanya agar tetap di Jakarta. Pimpinannya minta agar semua siap di Ibukota.

"Yang saya tahu tadi ada rapat internal biasa dan yang saya tahu juga anggota Fraksi Gerindra dilarang keluar Jakarta sampai 30 Oktober," ujar sumber tersebut.

Namun, berbeda dengan Fraksi Partai Hanura DR RI. Menurut Dadang Rusdiana sekertaris Fraksi Partai Hanura DPR RI mengatakan fraksi yang dipimpinnya tak memberlakukan larangan tersebut.

"Nggak ada...kalau di Hanura. He he he... memangnya ada apa pake gak boleh keluar jakarta. Kaya mau perang saja. Negara kok aman begini, pake ada larangan keluar jakarta, "mencekam banget", Gak ada siaga 1," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI dari FPPP Arsul Sani saat dikonfirmasi hal serupa belum memberikan jawaban. Seperti diketahui hingga saat ini FPPP juga masih terpecah dalam dua kubu.

Sebelumnya, Fraksi PDIP yang melakukan larangan anggotanya meninggalkan Jakarta hingga 30 Oktober 2015. Alasannya, agar seluruh anggota fraksi ini fokus untuk mendorong penyelesaian pembahasan RAPBN 2016.

Rencanaya RAPBN 2016 akan disahkan dalam rapat paripurna DPR RI yang dijadwalkan hari Jumat (30/10/2015). Namun masih terjadi tarik menarik kepentingan politis. Besar kemungkinkan pengesahan dilakukan secara voting.(ris)

tag: #pan  #gerindra  #rapbn  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tuntutan JPU soal Kendalikan 13 MI Tidak Terbukti Selama Persidangan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 22 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Heru Hidayat Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk menegaskan bahwa dirinya tidak mengendalikan dan mengatur 13 Manajer Investasi (MI) sebagaimana dituduhkan kepadanya ...
Berita

Dituntut Terima Rp10 Triliun dari Jiwasraya, Heru Hidayat: Harta Saya Tidak Sampai Rp10 Triliun

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat menegaskan hingga saat ini tidak memiliki harta kekayaan mencapai Rp10 triliun. Oleh karena itu, dia membantah ...