Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 23 Apr 2018 - 19:04:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi VI: Soal Satelit Telkom Tak Perlu Dipersoalkan, Sudah Selesai

11ce08a8ac3d87b42c5aef8a7c62d0a1d9_630x420_thumb.jpg.jpg
Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso meminta kepada pihak-pihak yang terus mempersoalkan keberadaan satelit telkom 1,yang sempat mengalami kerusakan beberapa waktu lalu untuk tidak terlalu membesar-besarkannya.

"Masalah itu sudah selesai saya kira. Setahu saya, saat alami kerusakan, saat itu juga Telkom bergerak cepat melakukan perbaikan (recovery). Dan hasilnya kan maksimal. Apalagi Telkom sudah berpengalaman mengelola satelit sejak tahun 1976. Tidak perlu lah dibesar-besarkan. Sudah selesai itu," kata politisi Golkar itu di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (23/04/2018).

Bahkan, ungkap dia, dengan kejadian itu PT Telkom langsung melakukan langkah-langkah antisipatif dan konkret.

"Mereka akan luncurkan satelit T-4 dan setahu saya satelit itu akan secepatnya beroperasi. Kalau tidak salah bulan Agustus ini," terang Bowo.

"Kalau untuk manufacturing-nya progresnya sudah 99% berdasarkan info yang saya dapat. SSL bisa menyelesaikan lebih cepat dari jadwal malahan katanya," pungkas dia. (Alf)

tag: #komisi-vi-dpr  #pt-pertamina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polda Metro Jaya Tahan Dokter Richard Lee

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Penyidik Polda Metro Jaya melakukan penahanan terhadap dokter Richard Lee (DRL) pada Jumat (6/3/2026). Ia ditahan usai dilakukan pemeriksaan mulai pukul 13.00 Wib sampai ...
Berita

Rajiv Berikan PIP Hingga KIP Untuk Anak Korban Terdampak Longsor Cisarua

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Rajiv memberikan bantuan tunai pendidikan melalui program Indonesia pintar (PIP) kepada anak-anak korban terdampak bencana longsor ...