Berita
Oleh M Anwar pada hari Senin, 30 Apr 2018 - 10:49:28 WIB
Bagikan Berita ini :

KPK Usut Dugaan Aliran Dana KTP-el ke Golkar Jateng

65febri-KPK02.jpg.jpg
Febri Diansyah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan adanya aliran dana proyek KTP-el ke DPD I Partai Golkar Jawa Tengah (Jateng). Setelah sebelumnya memeriksa Ketua harian DPD I Golkar Jateng M Iqbal Wibisono, penyidik KPK pada Jumat (27/4/2018) lalu juga memeriksa mantan Bendahara DPD I Golkar Jateng Bambang Eko Suratmoko.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sama dengan Iqbal, Bambang kemarin juga diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan e-KTP dengan tersangka keponakan Setnov, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Materi pemeriksaan pun sama, yaitu terkait dengan informasi bahwa ada aliran dana e-KTP ke DPD I Jateng.

”Dikonfirmasi tentang dugaan aliran dana terkait e-KTP,” ujarnya.

Pasca putusan Setnov, KPK langsung mendalami indikasi penerimaan duit e-KTP kepada pihak-pihak lain. Nah, baik Iqbal maupun Bambang dinilai KPK memiliki pengetahuan terkait informasi tersebut. ”Kami tegaskan, putusan SN (Setnov) bukan akhir dari penanganan kasus ini (e-KTP),” ungkap mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

Ketua KPK Agus Rahardjo menambahkan, setiap perkembangan baru dalam penanganan kasus e-KTP pasti akan disampaikan ke pimpinan. Karena itu, dia meminta publik bersabar menunggu kerja penyidik. ”Dari ekspose (gelar perkara) itu kemudian kami disarankan untuk mengambil alternatif-alternatif untuk menentukan langkah berikutnya,” bebernya.

Pihaknya pun kembali menegaskan, dalam penanganan perkara e-KTP, sangat mungkin untuk membuka penyidikan baru. Baik itu kluster eksekutif, legislatif atau dari kalangan pengusaha. Semua itu bergantung alat bukti yang dimiliki KPK.

”Tapi saya tidak bisa menentukan siapa, karena memang belum di-update (oleh penyidik),” imbuh dia.(yn/dbs)

tag: #kpk  #partai-golkar  #korupsi-ektp  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelindo III Akan Adakan Rapid Test Covid-19 di Zona Merah dan Sediakan 50 Ribu Alat Tes

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pelindo III terus mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang ...
Berita

KSPI: Istilah New Normal Membingungkan Buruh dan Rakyat Kecil

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai istilah new normal yang dicanangkan pemerintah bisa membingungkan para buruh dan masyarakat kecil di Indonesia. ...