Berita
Oleh Enjang Sofyan pada hari Sabtu, 30 Jun 2018 - 11:00:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Perebutkan 152 Juta Suara, Alasan Pilkada 2018 Begitu Penting

52pilkadaserentak2018.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pilkada 2018 memperebutkan 152 juta suara pemilih. Jumlah yang setara dengan 78 persen suara pemilih nasional itu menempatkan Pilkada 2018 sebagai agenda politik yang sangat penting.

Mengacu pada jumlah daerah yang turut serta pada Pilkada, kata pengamat Politik Exposit Strategic Arif Susanto, kontestasi politik lokal tersebut memperebutkan ratusan juta suara pemilih.

"(Pilkada ini) melibatkan 171 daerah dan memperebutkan 152 juta suara pemilih, atau 78 persen dari total pemilih di seluruh Indonesia pada 2019 sebanyak 196 juta pemilih," ujarnya dalam sebuah diskusi bertajuk 'Membaca Hasil Pilkada 2018, Meneropong Peta Pilpres 2019', di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (29/6/2018) sore.

Menurut dia, Pilkada 2018 pada Rabu (27/6) lalu merupakan penentuan bagi Parpol maupun elemen lainnya untuk persiapan menuju kontestasi Pilpres 2019.

"Ini menjadi pertaruhan penting bagi persiapan menuju Pemilu 2019," kata Arif.

"Partai-partai penyokong pemenang Pilkada dipandang memiliki peluang lebih baik untuk memenangi Pemilu 2019, yang juga berlangsung serentak," tambahnya.(plt)

tag: #pilkada-serentak-2018  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polisi Uber Pembunuh Editor Metro TV, Belasan Orang Diperiksa

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 11 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polisi menduga kuat editor Metro TV Yodi  Prabowo tewas dibunuh. Ada luka bekas tusukan di leher dan dada. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus ...
Berita

Pengamat Ini Duga Ancaman Reshuffle Berkaitan Dengan Penolakan RUU HIP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-  Pakar Komunikasi Politik Kennorton Hutasoit menilai, ancaman reshuffle Presiden Jokowi bisa terjadi di bulan Juli hingga Agustus. Pasalnya di bulan tersebut Presiden ...