Oleh Sahlan_ake pada hari Rabu, 01 Apr 2020 - 08:48:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Penerapan PSBB Oleh Pemerintah Belum Tentu Berjalan Efektif

tscom_news_photo_1585705692.jpg
Saleh Daulay politikus PAN (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay menilai bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) belum tentu berjalan efektif seperti yang diharapkan. Pasalnya, keputusan tersebut ternyata tidak diiringi dengan adanya sanksi dan kompensasi.

Sanksi mestinya diberikan bagi mereka yang melanggar. Sementara kompensasi, diberikan kepada mereka yang terdampak langsung dari kebijakan ini.

“Saya sudah membaca Peraturan Pemerintah, kepres, dan juga Perppu yang baru ditandatangani oleh presiden. Di dalam ketiga payung hukum itu, sanksi dan kompensasi tidak diatur secara spesifik. Akibatnya, opsi PSBB dikhawatirkan hanya akan menjadi himbauan," kata Saleh dalam pesan singkatnya, Rabu (1/4/2020).

Sanksi dan kompensasi memang harus ditegaskan secara beriringan. Sebab, kata Saleh, aturan yang baik mestilah diiringi dengan sanksi dan penghargaan. Yang melanggar diberi hukuman, yang menaati diberi penghargaan.

“Semoga saja, setelah ini ada lagi aturan baru yang menegaskan soal sanksi dan kompensasi itu. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi warga masyarakat untuk tidak taat. Semua fokus untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tegasnya.

Sementara itu, lanjut IX DPR ini mengatakan, kompensasi adalah sebagai turunan dari ketaatan warga masyarakat atas kebijakan PSBB. Dengan adanya PSBB, ada banyak warga masyarakat yang ekonominya terganggu.

"Mereka tidak bisa bekerja sebagaimana biasanya. Sebagian dari mereka itu justru bekerja harian untuk menutupi kebutuhan harian mereka. Kelompok masyarakat seperti inilah yang perlu diberi kompensasi," ucapnya.

tag: #corona  #virus-corona  #pan  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Arogansi Oknum Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Malah Ajak Duel Sesama Polisi

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Seorang polisi berpangkat brigadir kepala (bripka) berinisial H yang berdinas di Polrestabes Bandung memarahi seorang polisi lainnya yang mengingatkan dirinya untuk ...
Berita

Dengan Dalih Ancaman Terorisme, Polisi Hong Kong Terapkan UU Keamanan Nasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pemerintah Cina dan didukung oleh pihak kepolisian setempat menerapkan Undang-Undang Keamanan Nasional. Pihak keamanan berdalih bahwa ancaman terorisme akan ...