Oleh Alfin Pulungan pada hari Selasa, 26 Mei 2020 - 12:11:08 WIB
Bagikan Berita ini :
Cegah Covid-19

Amankan 1.800 Titik di Indonesia, 3 Hal Ini yang Akan Dilakukan TNI-Polri

tscom_news_photo_1590464974.jpg
Gabung TNI dan Polri (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Segenap cara dan taktik telah dilakukan pemerintah pusat guna meredam penyebaran virus korona di Indonesia. Dari sekian pencegahan yang ada, pengamanan interaksi sosial adalah hal yang paling krusial diawasi.

Pasalnya, gerbang mengalirnya virus bermula dari interaksi sosial. Untuk itu, pengawasan di hulu merupakan langkah yang rasional untuk mencegah virus.

Hari ini, Selasa (26/5), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah kembali beraktivitas setelah secara sederhana melakukan lebaran. Jokowi bergegas ke Jakarta meninjau beberapa sentra aktivitas masyarakat, seperti stasiun MRT. Dalam kesempatan itu mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan akan mengerahkan ribuan TNI-Polri di 4 Provinsi Indonesia untuk memastikan protokol kesehatan di masyarakat.

Hal ini ditegaskan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Hadi menuturkan ada 340 ribu personel yang dikerahkan untuk mendisiplinkan masyarakat guna memantapkan protokol kesehatan sebagai metode pencegahan virus korona. Ia mengatakan sebanyak 1.800 titik di Indonesia akan menjadi tempat pengawasan ribuan aparat negara itu.

"Kurang lebih 340 ribu karena kita harus mengamankan di 1.800 titik tersebut," kata Hadi usai meninja Stasiun MRT bersama Presiden Jokowi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).


TEROPONG JUGA:

> Jokowi Kerahkan TNI dan Polri di 4 Provinsi untuk Disiplinkan Warga


Lebih jauh ia menjelaskan ada tiga hal pokok yang menjadi tugas pengawasan personel TNI-Polri selama masa pendisiplinan ini. Ketiga hal ini sebenarnya merupakan aktivitas yang sudah biasa dilakukan masyarakat setelah korona merebak di Indonesia.

Namun yang hendak ditekankan dalam pendisiplinan ini adalah memastikan masyarakat benar-benar patuh melakukan 3 hal tersebut. Pasalnya, masih banyak warga yang membandel melanggar dan pemerintah berharap kegiatan aparat keamanan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya mencegah penularan virus korona.

"Pertama, harus seluruh masyarakat kita awasi supaya tetap memakai masker; yang kedua, masyarakat dalam kegiatan juga harus menjaga jarak aman; dan yang ketiga, kita siapkan tempat mencuci tangan atau alat hand sanitizer," jelas Hadi.

Memang cukup mudah melakukan ketiga hal yang diimbau aparat keamanan tersebut. Namun bukan sekadar melakukan yang diinginkan pemerintah, tetapi konsistensi masyarakat lah yang hendak diuji oleh personel gabungan agar masyarakat Indonesia terbiasa menerapkan protokol kesehatan.

Untuk itu, maka TNI dan Polri tetap melakukan pengawasan agar kebiasaan baru ini dapat berjalan aktif di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Jokowi juga mengatakan pendisiplinan secara masif ini akan digelar di 4 provinsi. Ia berharap kurva penyebaran virus bisa disetop dengan kebijakan ini.

"Digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota mulai hari ini sehingga kita harapkan kedisiplinan kuat dari masyarakat akan semakin terjaga," katanya.

tag: #covid-19  #tnipolri  #jokowi  #psbb  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Anak Buah Paloh: Pemerintah Wajib Pakai Tangan Besi Jika Masyarakat Bandel Pakai Masker

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Monday, 13 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Mantan politikus Nasdem, Irma Suryani Chaniago meminta pemerintah tegas dalam melakukan pengawasan protokol kesehatan di masyarakat. Pasalnya, masih banyak masyarakat ...
Berita

FPKS: Perpres Perubahan Kartu Prakerja Mestinya Dihentikan Saja

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Presiden Joko Widodo melakukan revisi pelaksanaan Program Kartu Prakerja dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 76 tahun 2020 tentang Perubahan atas Perpres 36/2020 ...