Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 11 Jun 2020 - 00:42:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Tarif Listrik Banyak Dikeluhkan Warga, DPR: PLN Harus Transparan Soal Pencatatan

tscom_news_photo_1591810939.jpeg
Mukhtarudin Anggota Komisi VI DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Warga mengeluhkan lonjakan tagihan listrik yang dibebankan PLN kepada masyarakat. Lonjakan tagihan listrik itu praktis membuat beban masyarakat kian berat di saat tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Dalam rapat kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN di DPR yang ditayangkan secara daring, Selasa (9/6/2020), keluhan itu mendapat sorotan para wakil rakyat.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin ikut menyoroti keluhan masyarakat perihal lonjakan tagihan tarif listrik pada bulan Mei.

Legislator Golkar dari Dapil Kalteng ini meminta agar PLN transparan dalam pencatatan tagihan. Dia meminta agar akuntabilitas serta akurasi menjadi perhatian PLN agar dapat memperoleh kepercayaan masyarakat.

"Jadi bagaimana akuntabilitasnya, ketepatan dan keakurasian penghitungan tarif di PLN ini agar menjadi perhatian pak menteri dan sekaligus memberi catatan ke PLN," ungkapnya.

Sebelumnya PT PLN (Persero) dikabarkan telah mengeluarkan skema terkait penghitungan tagihan listrik di bulan Juni. Masyarakat diperbolehkan mencicil pembayaran tagihan listrik hingga tiga bulan apabila mengalami lonjakan tagihan sebesar lebih dari 20 persen.

Komisi VI DPR minta PLN menjelaskan secara gamblang ke masyarakat terkait kenaikan tarif listrik tersebut.

"Komunikasi yang baik antara PLN dan masyarakat perlu dilakukan hingga ke petugas PLN yang paling bawah untuk disampaikan ke pelanggan langsung penyebab melonjaknya tagihan listrik tersebut."

tag: #pln  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Berita

TB Hasanuddin: Soal Siaga Satu, Panglima TNI dan Kasad Berbeda Mana yang Benar?

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 08 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti munculnya perbedaan penjelasan di lingkungan TNI terkait isu status siaga 1 yang belakangan ramai ...
Berita

TB Hasanuddin: Kalau Benar Berniat Memperjuangkan Palestina, Masukan Palestina Dalam BoP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menilai bahwa apabila forum Board of Peace (BoP) benar-benar bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina ...