
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku, dirinya tetap akan menggelorakan semangat hastag #2019GantiPresiden meski diteror.
Mardani mengalami teror pelemparanbom molotov oleh orang yang tak dikenal di kediamannya, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.
"Saya tidak ingin berspekulasi tentang latar teror ini, karena semua sudah menjadi domain polisi untuk mengusutnya, namun kami akan terus fokus menyuarakan keinginan konstitusiional untuk #2019GantiPresiden," kata Mardani saat dihubungi, Minggu (22/7/2018).
Mardani mengatakan, sebagai pimpinan Komisi II, teror semacam itu bisa juga bentuk teror kepada kelembagaan DPR.Untuk itupengungkapannya perlu transparan, tepat dan berkeadilan.
Meski begitu, ia bersyukur pasca kejadian tersebut, dirinya justru mendapat dukungan moral dari sejumlah tokoh nasional.
"Alhamdulillah sejak kemarin banyak pesan masuk ke hape saya tentang doa dan dukungan untuk terus istiqomah menyuarakan aspirasi rakyat," tukasnya.(yn)