Berita
Oleh Fitriani pada hari Senin, 15 Apr 2019 - 21:14:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Jika Prabowo Menang, Petahana Berpotensi Cari Celah Batalkan Pemilu 2019

tscom_news_photo_1555337674.jpg
Salamuddin Daeng (tengah) di acara Bincang-Bincang Anak Zaman, bertajuk 'Jika Terjadi Perubahan Politik Nasional', di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/04/2019). (Sumber foto : TeropongSenayan/fitriani.dok)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Proses pemungutan suara pada 17 April 2019 sudah di depan mata. Namun, berbagai kalangan banyak yang mengkhawatirkan adanya tindak kecurangan.

Pengamat Ekonomi Politik, Salamuddin Daeng salah satunya. Menurutnya, ketika Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden, petahana berpotensi mencari celah untuk membatalkan hasil pemilu.

"Peluang perubahan politik itu bisa terjadi, jika Prabowo memenangkan pertarungan. Sesuai janjinya, Prabowo akan kembali ke UUD 1945, dan seterusnya. Akan tetapi, jika Prabowo menang tidak ada kepastian. Karena Jokowi masih berkuasa di antara bulan April sampai dengan bulan Oktober, dengan demikian maka segala sesuatu bisa terjadi," ujar Salamuddin Daeng, di acara Bincang-Bincang Anak Zaman, yang mengusung tema "Jika Terjadi Perubahan Politik Nasional", di Hotel Gren Alia Cikini, Cikini Raya, Jakarta Pusat,Senin (15/04/2019).

"Sesuatu bisa terjadi dalam artian bisa saja petahana mencari-cari celah untuk bisa membatalkan hasil pemilu. Semua bisa terjadi, atau jika terjadi upaya-upaya mana kemungkinan yang bisa terjadi," imbuhnya.

Namun demikian, menurut Salamuding Daeng, upaya membatalkan pemilu justru bisa menjadi umpan adanya politik panas, yang memicu terjadinya gejolak sosial politik.

"Karena apa?, rakyat sejak awal Pemilu ini sepertinya menduga akan berlangsung kurang benar. Mulai dari kertas suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) kertas suara yang rusak, suaranya dibungkus kardus, hingga DPT ganda," ungkap dia. (Alf)

tag: #pilpres-2019  #prabowosandiaga  #jokowimaruf-amin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politisi PAN Minta Aplikasi Injil Berbahasa Minang Diusut Tuntas

Oleh Givary Apriman
pada hari Wednesday, 03 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi PAN asal Sumbar, Guspardi Gaus merasa tersentak dan menyampaikan rasa prihatin serta kekecewaannya dengan adanya aplikasi injil menggunakan bahasa ...
Berita

Cina Peringatkan Inggris Jangan Ikut Campur Urusan Hong Kong

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan pada hari Selasa bahwa Cina menghancurkan "permata" Hong Kong dengan tindakan kerasnya. Dia meminta Cina ...