Oleh Alamsyah Saragih, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia pada hari Kamis, 30 Apr 2020 - 10:58:23 WIB
Bagikan Berita ini :

PT Food Station dan Regenerasi Ketahanan Pangan Indonesia

tscom_news_photo_1588219103.jpg
(Sumber foto : dok: Istimewa)

Ketahanan pangan selalu merupakan agenda utama negara yang dibentuk dengan tujuan menyejahterakan rakyatnya. Intinya adalah: bagaimana menyediakan pasokan yang cukup dan terjangkau.

Ini bukan ilmu baru, karena telah berumur ribuan tahun atau mungkin sejak manusia mengenal budaya tani. Komunitas adat yang telah mengenal budaya tani menciptakan lumbung-lumbung pangan di rumah warga. Tercantum pula di kitab suci bagaimana seorang Yusuf menjalankan misi suci negara: mengamankan rakyatnya dari ancamana bahaya kelaparan di musim kemarau panjang.

Suku tumbuh menjadi bangsa dan komunitas tumbuh menjadi negara. Kodrat peradaban anak manusia tersebut berkembang dengan berbagai cara dan ragam tujuan.

Kehadiran BUMD pangan tentunya dapat dilihat sebagai salah satu dari misi suci peradaban tersebut: bagaimana Pemerintah Daerah menjamin kecukupan pasokan pangan bagi warga dengan harga terjangkau.

Di usia yang ke 48 PT Food Station sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan lagi sekedar menjaga kecukupan pasokan pangan bagi warga DKI, tapi telah berkembang menjadi salah satu infrastruktur ketahanan pangan nasional. PT Food Station memiliki mitra yang tersebar di luar jakarta.

Di tahun 2018, Food station mencapai pendapatan Rp. 1,6 Triliun, sedikit diatas BUMN pangan PT Berdikari yang mencapai 1.4 Triliun dan dibawah PT Pertani yang mencapai Rp. 1.7 Triliun. Namun laba bersih Food Station mencapai Rp. 30 Miliar, dibandingkan PT Berdikari yang mencapai 18.4 Miliar dan PT Pertani yang mengalami rugi Rp. 84.8 Miliar. Tak ada kata lain untuk mencapai itu semua: profesionalisme dan akuntabilitas.

Dalam beberapa kali kunjungan saya melihat begitu banyak anak muda di PT Food Station. PT Food Station bukan lagi sekedar badan usaha pangan, tapi telah menjadi professional center di sektor manajemen ketahanan pangan. Semoga hal ini terus berkembang.

Besar harapan saya ke depan PT Food Station bisa menjadi salah satu sumber pengembangam SDM ketahanan pangan Indonesia. Bagaimanapun, peradaban tanpa regenerasi yang baik akan menemui ujung usianya.

--- Alamsyah Saragih, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Opini

Perekonomian Dunia Tidak Akan Sama Lagi dengan Sebelum Pandemi

Oleh Andi Rahmat, Pelaku Usaha, Mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI
pada hari Senin, 25 Mei 2020
Pandemi Covid-19, sebagaimana yang dinyatakan kolumnis CNN, Nic Robertson dalam artikelnya, “The Pandemic Could Reshape The World Order” (CNN,23/05/2020 ) bahwa pandemi tidak hanya ...
Opini

Tradisi Halal Bihalal dan Makna Kata Maaf Presiden

Mengapa di Indonesia ada tradisi #halalbihalal yang tidak ada di negeri lain? Tradisi Halal bihalal telah berdampak sosial & politik dalam masyarakat. Secara sosial kehidupan bernegara lebih cair ...